Pemerintah rampung menyusun peta jalan AI

Komdigi menegaskan penggunaan AI harus melindungi bangsa Indonesia.

Sonny Majid
image

Pemerintah telah menetapkan versi Artificial Intelligence (AI) yang akan digunakan masyarakat Indonesia. Versi tersebut berangkat dari tujuan berbangsa dan bernegara, antara lain: melindungi bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut serta dalam perdamaian dunia. 

"Oke, kita adopsi AI tapi arahnya kemana? Bagaimana AI bisa melindungi bangsa kita. Kalau begitu AI harus dimajukan. Maka kita buat AI untuk UMKM, petani, petambak, peternak dan lainnya. Jika kita tidak belajar AI, risiko terburuknya adalah menjadi manusia tertinggal," kata Edwin Hidayat Abdullah, Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, saat memaparkan visi misi pemerintah terkait AI di “Ruang Temu AI dan Agama Menyongsong Masa Depan Kehidupan Beragama di Era AI” di Kantor DPP PKB, Jakarta, akhir pekan lalu.

Edwin melanjutkan, selama masyarakat menggunakan AI secara benar, maka AI menjadi teknologi yang bisa diajak berkolaborasi atau bekerja sama. Dia memberi gambaran, sampai dengan 2030, kapitalisasi ekonomi dunia bakal dikuasai oleh AI. Nilainya mencapai 15 triliun dollar AS, atau sekitar 15 persen perekonomian dunia berasal dari AI. 

Pemerintah sendiri menurutnya, telah membuat roadmap (peta jalan) AI, agar bisa dimanfaatkan di berbagai sektor. Regulasinya lanjut dia, akan segera ditandatangani presiden. 

Peta jalan tentang AI yang disusun pemerintah bakal tetap mengatur mengenai etika menyesuaikan tingkat risikonya. Ambil contoh, AI tidak boleh digunakan untuk mengambil data pribadi warga Indonesia untuk kepentingan sepihak, hal ini dilarang. Artinya AI dimata pemerintah adalah sesuatu yang bersifat strategis. Untuk itu harus diselaraskan guna memperkuat kerangka ekosistemnya. 

"Harus dikuatkan regulasinya, etikanya, investasi dan pembiayaannya. Penguatannya pada pilar talenta sumber daya manusia, riset dan inovasi," pungkas Ayu Widiasari, Direktur Kecerdasan AI dan Ekosistem Teknologi Baru, Komdigi. 

Penguatan strategis AI versi pemerintah dilanjutkan Ayu, penekanannya pada penguatan multi stakeholder, pengembangan inovasi, kapasitas-kapabilatas infrastruktur dan mitigasi risiko.

Baca Juga Artikel Lainnya

Lihat semua →