Titik api kebakaran hutan dan lahan Kaltim beririsan dengan perusahaan pemilik konsesi
Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur diduga berkaitan dengan sejumlah perusahaan yang memegang konsesi.
Data pemantauan titik api (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan wilayah hotspot tersebut beririsan dengan konsesi perkebunan, pertambangan dan kehutanan.
Hal itu terungkap dari hasil analisis tim Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim menemukan setidaknya 5.266 titik hotspot dekat dengan layer Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) atau yang biasa dikenal sebagai konsesi kehutanan.
“5.226 dekat dengan konsesi kehutanan, 4.474 dekat dengan layer pertambangan dan 3.735 layer dengan konsesi Perkebunan sawit. Jadi total hotspot semua konsesi ada 13.475 titik dan 2.839 di luar konsesi.”
Sementara untuk sebaran hotspot pada konsesi industri ekstraktif tersebut tersebar di sejumlah kabupaten. Di Kabupaten Berau 1.844 hotspot pada konsesi tambang, 3.015 hotspot pada konsesi kehutanan dan 1.047 hotspot pada konsesi Perkebunan sawit.
Di Kabupaten Paser 1.590 hotspot pada konsesi tambang, 276 hotspot konsesi kehutanan, dan 291 hotspot pada konsesi kebun sawit. Di Kabupaten Kutai Timur, sebanyak 492 hotspot pada konsesi tambang, 1.678 hotspot konsesi kehutanan, dan 700 pada konsesi Perkebunan sawit.
Kemudian di Kabupaten Kutai Kartanegara 452 hotspot pada konsesi tambang, 174 hotspot di konsesi kehutanan dan 1.084 hotspot pada konsesi kebun sawit. Di Kabupaten Kutai Barat dengan 67 hotspot pada konsesi pertambangan, 88 hotspot pada konsesi kehutanan serta 455 hotspot pada konsesi Perkebunan sawit.
Lanjut di Kabupaten Mahakam Ulu dengan enam hotspot pada konsesi pertambangan, 22 hotspot konsesi kehutanan dan 154 hotspot pada konsesi Perkebunan sawit. Sedangkan di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan empat hotspot di konsesi pertambangan, 13 hotspot di konsesi kehutanan dan empat hotspot pada konsesi Perkebunan sawit.
Walhi Kaltim juga menganalisis dengan mengklasifikasi sebaran data hotspot pada konsesi korporasi berdasarkan pendekatan skala ranking berbasis sektor pertambangan, kehutanan dan Perkebunan.